Komunikasi yang lancar adalah kunci sukses sebuah event, baik itu konser, pernikahan, seminar, maupun acara perusahaan. Handy Talky (HT) dan sistem interkom seperti Hollyland Solidcom atau Clearcom sering menjadi tulang punggung koordinasi tim di balik layar. Namun, kesalahan kecil dalam penggunaannya bisa berujung pada chaos: gangguan sinyal, miskomunikasi, hingga kegagalan acara.
Agar event Anda tetap berjalan mulus, simak 5 kesalahan fatal penggunaan HT untuk event beserta solusi menghindarinya:
1. Mengabaikan Lisensi Frekuensi
Kesalahan:
Banyak pengguna HT tidak memeriksa frekuensi radio yang digunakan, terutama di Indonesia di mana SDPPI (Kementerian Komunikasi dan Informatika) mengatur alokasi frekuensi. Menggunakan frekuensi ilegal atau bertabrakan dengan pihak lain berisiko terkena denda atau gangguan sinyal.
Solusi:
- Pastikan vendor HT menyediakan perangkat berizin resmi SDPPI.
- Diskusikan kebutuhan frekuensi dengan penyedia jasa rental (seperti Jakarta HT) agar disesuaikan dengan lokasi dan skala event.
- Gunakan fitur CTCSS/DCS untuk “mengunci” saluran komunikasi agar tidak terganggu pengguna HT lain di area yang sama.
2. Tidak Mengecek Daya Baterai Sebelum Acara
Kesalahan:
HT mati di tengah acara karena baterai habis, padahal tim lapangan sedang membutuhkan koordinasi cepat.
Solusi:
- Lakukan tes baterai 24 jam sebelum event. Pastikan seluruh unit HT sudah di-charge penuh.
- Siapkan baterai cadangan atau power bank khusus HT.
- Pilih HT dengan fitur battery life indicator untuk memantau daya secara real-time.
3. Overload Saluran Komunikasi
Kesalahan:
Seluruh tim (security, katering, EO, dll.) dijejalkan dalam satu saluran HT. Akibatnya, percakapan saling tumpang-tindih, dan informasi penting terlewat.
Solusi:
- Bagi tim ke dalam saluran berbeda. Contoh:
- Saluran 1: Koordinator lapangan utama.
- Saluran 2: Tim keamanan dan logistik.
- Saluran 3: Kru teknis (lighting, sound).
- Gunakan sistem interkom profesional seperti Clearcom yang memungkinkan integrasi antar-saluran tanpa risiko interferensi.
4. Tidak Melakukan Briefing Teknis untuk Tim
Kesalahan:
Anggota tim tidak paham cara menggunakan HT, seperti mengaktifkan tombol push-to-talk (PTT) atau mengubah saluran. Akibatnya, komunikasi tidak efektif.
Solusi:
- Adakan pelatihan singkat sebelum acara. Jelaskan:
- Cara mengoperasikan HT (termasuk fitur emergency).
- Daftar saluran dan tata cara komunikasi (contoh: “Sebutkan nama sebelum berbicara”).
- Protokol darurat (misal: kode khusus untuk kondisi kritis).
- Simulasikan skenario komunikasi saat gladi resik.
5. Tidak Menyiapkan Perangkat Cadangan
Kesalahan:
Mengandalkan jumlah HT minimal sesuai jumlah personel, tanpa antisipasi jika ada kerusakan mendadak.
Solusi:
- Siapkan minimum 2 unit HT cadangan untuk event kecil, dan 10% cadangan untuk event besar (misal: 50 unit aktif + 5 cadangan).
- Pilih vendor yang menyediakan garansi cepat (rapid replacement) jika terjadi kerusakan, seperti Jakarta HT.
- Untuk sistem interkom kabel (misal: Clearcom), siapkan kabel cadangan dan splitter tambahan.
Agar Event Tetap Terkendali…
Kesalahan penggunaan HT sering berasal dari kelalaian teknis yang sebenarnya bisa diantisipasi. Dengan memilih vendor profesional seperti www.jakartaht.id, Anda tidak hanya mendapatkan perangkat berkualitas, tetapi juga:
- Konsultasi frekuensi sesuai regulasi.
- Pelatihan singkat untuk tim.
- Layanan cadangan selama event berlangsung.
Jangan biarkan komunikasi yang kacau menjadi penghambat kesuksesan event Anda. Hubungi Jakarta HT untuk solusi sewa HT dan interkom yang terpercaya!
